Lembaga Penelitian
Dibuat: 2009-03-17 , dengan 1 file(s).
Keywords: lahan, iles-iles
Subject: UBI
Call Number: 633.492 Bak v C.1
ABSTRAK
Upaya untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor terigu telah menajdi bagian dari program
ketahana pangan, yaitu menggunakan produk substitusi impor yang mempunyai karakteristik mirip dengan produk impor itu sendiri. Iles-lies (Amotphopallus muelied Blume) kini mulal banyak menjadi perhatian untuk substitusi impel terigu tersebut, ienemen ini relatti bare mulai mendepetken perhatian, Karam itu budidayanya belum banyak dikuasai. Begitu pula dengan 'criteria kesesuaian lahan untuk budidaya
tanaman ini juga belum banyak dilcaj. Satu-satunya 'criteria yang kesesuaian lahan yang ada adalah yang dikembangkan Pusat Panetitian Tanah dan Agroldimat atau Pulitanak (2003). Padahal setiap keputusan investasi lazimnya selalu diawall dengan studi kelayakan yang didasarkan pada informasi kesesuaian lahan )(arena itu perlu dilakukan penelitian ini dengan tujuan: () melakukan validasi terhadap knieda kesesusalan lahan bagi Iles-lies (Amotphophalus muelleti B.), dan (i) memetakan kesesuaian lahan untuk
budidaya Iles-lies , serta (ii) memetakan ketersediaan lahan untuk budidaya Iles-lies di Propinsi Lampung Penelitian dimulai pada bulan Juni sampai Nopember 2008, terdiri dad pekerlaan studi, survai lapang dan analisi laboratorium. Enam lembar Peta LREPP I dan Peta Kawasan Hutan yang menglover wilayah lampung didigitasi dengan Arch View 3.3 untuk diperinci karalderistik lahannya. Citra landsat
terbaru diinterpretsi dengan Arch View 3.3 untuk pemetaan present land use. Kriteria kesesuain lahan yang digunakan adalah yang dikembangkan oleh Puslitanak (2003). Sampel tanah dilakukan untuk masingmasing tatuarilahan (SLH) yang bediattat S1, S2, S3 masing-masing 3 bkasi contort Superimpose
antara Peta SLH, Peta Present land Use serta Peta KawasanHutan dilakukan dengan SIG menggunakan
Arch View 3.3.
Kesimpulan yang didapat dad penelitian: (1) Kriteria kesesuaian lahan yang dikembangkan oleh
Puslitanak (2003) memeterikanindkasi yang cukup balk terutama yang menyangkut kualitas lahan umum
dan iklim, (2) Dengan input perbaikan memakai LUT standar maka akan diperoleh distribusi kesesauian
lahan untuk budidaya tanaman ini seluas 2 451 601.8 ha (74.27% ) yang sesua, dengan rincian S1 = 1 400
135.2ha (42.42%), S2= 728 231.7 ha (9.7%). dan S3= 323 235.0 ha (9.79% dad total luas daratan), (3)Ketersediaan lahan untuk pengembangan budidaya tanaman ini ada sekitar 2 395 853.1 ha (72.57%) dari total wialayh darat Propinsi Lampung dimana sekitar 163 3397.7 ha berada di kawasan hutan produksi dan huatan produksi terbatas dan sisanya 2 232 513.1 ha berada di luar kawasan hutan.
Kata kunci: lies-files, kesesuaian lahan, ketersediaan Lahan, Propinsi Lampung.
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
sumber : http://digilib.unila.ac.id/go.php?id=laptunilapp-gdl-res-2009-irsamsulba-1435 |

Tidak ada komentar:
Posting Komentar